JATENG - Jalur kereta api di wilayah Kabupaten Pekalongan untuk sementara tidak dapat dilalui akibat banjir. Genangan air merendam lintasan antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi sejak Sabtu dini hari.
Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa ketinggian air sudah mencapai bahkan melampaui kepala rel. Di sejumlah titik, genangan tercatat sekitar sepuluh sentimeter di atas rel sehingga jalur dinilai tidak aman bagi perjalanan kereta.
Baca juga: Catatan KAI Semarang: 172 Barang Penumpang Tertinggal Selama Nataru, Nilainya Capai Rp75 Juta
“Untuk keselamatan, jalur tersebut kami tutup sementara,” ujarnya.
Penutupan ini berdampak pada sejumlah perjalanan kereta api di jalur Pantura Jawa Tengah. Beberapa KA yang terganggu di antaranya Jayabaya, Harina, Argo Anjasmoro, Tawangjaya Premium, Blambangan Ekspres, Kertajaya, dan Dharmawangsa.
PT KAI saat ini terus memantau kondisi di lapangan sekaligus melakukan langkah mitigasi agar perjalanan kereta bisa kembali beroperasi dengan aman. Pihak KAI juga menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang atas ketidaknyamanan yang terjadi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA