JATENG - Pemerintah Kabupaten Batang terus bergerak melakukan transformasi besar-besaran untuk menjadikan daerah ini sebagai pusat industri dan jasa yang maju. Kehadiran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Batang Industrial Park (BIP) menjadi pendorong utama arah pembangunan baru di Batang.
Bupati Batang, Faiz Kurniawan, menjelaskan bahwa strategi ini dipilih untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat, merata, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami tidak memiliki potensi tambang atau area pertanian yang luas. Karena itu, Batang harus berani mengambil peluang menjadi pusat industri dan jasa,” ujar Faiz.
Baca juga: Pemkab Batang Percepat Pembangunan Infrastruktur Pariwisata
Transformasi ini bertujuan mengubah Batang dari sekadar wilayah transit menjadi destinasi strategis bagi investasi maupun pariwisata. Pemerintah daerah telah menyiapkan peta jalan pembangunan dengan proyeksi masa depan yang jelas, menjadikan Batang kawasan industri berdaya saing dan berstandar modern.
Langkah awal ditempuh dengan pemetaan persoalan dan potensi daerah, serta menentukan arah pembangunan yang paling tepat untuk Batang.
Saat ini, keberadaan KEK dan kawasan industri sudah menjadi mesin penggerak ekonomi baru. Sektor formal bahkan telah menyerap sekitar 10 ribu tenaga kerja lokal. Dalam beberapa tahun ke depan, terutama pada 2027 ketika berbagai pabrik beroperasi penuh, diperkirakan kebutuhan tenaga kerja akan melonjak hingga 70–100 ribu orang.
Faiz meyakini, momentum itu akan mengubah wajah Batang secara signifikan dan menjadikannya daerah maju yang memberikan banyak peluang bagi masyarakatnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA