JATENG - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi, khususnya media sosial, untuk mempromosikan potensi desa wisata. Menurutnya, konten menarik di platform digital jauh lebih efektif dan hemat dibandingkan brosur fisik, sehingga destinasi dapat dikenal luas.
Evita juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah melalui Dispora yang berencana melatih generasi muda menjadi konten kreator untuk memperkenalkan objek wisata dan event rutin di Desa Jatiharjo, Kecamatan Pulokulon.
Baca juga: Kapolri Tanam Jagung di Grobogan, Dukung Swasembada Pangan di Lahan Perhutanan"
Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara I Kemenparekraf, Dedi Ahmad Kurnia, menambahkan bahwa integrasi alam, budaya, dan event meningkatkan daya tarik wisata. Event budaya memberikan pengalaman lebih bagi wisatawan, mendorong ekonomi lokal, serta mendukung pelestarian alam dan budaya.
Dedi menekankan promosi digital sebagai kunci, karena hampir semua orang memiliki ponsel pintar. Aktivitas seperti status WhatsApp, Instagram Story, atau unggahan harian dapat membangun “noise” positif sehingga semakin banyak orang terpapar destinasi desa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA