Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 16 NOVEMBER 2025 • 11:36 WIB

Kampung Singkong Salatiga Diharapkan Jadi Destinasi Wisata Unggulan

Kampung Singkong Salatiga Diharapkan Jadi Destinasi Wisata UnggulanAktivitas pengolahan singkong oleh pekerja di Kampung Singkong, Salatiga, Jumat 7 November 2025 (DOK/ANTARA).

JATENG - Para pelaku UMKM olahan singkong di Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, berharap pemerintah dapat menetapkan Kampung Singkong sebagai salah satu destinasi wisata andalan di daerah tersebut.

Ketua Paguyuban Kampung Singkong, Toni Anandya Wicaksono, mengatakan pihaknya berharap dukungan dari pemerintah pusat, provinsi, maupun kota agar Kampung Singkong dapat menjadi daya tarik wisata yang mampu menggerakkan roda perekonomian dan pariwisata Salatiga.

Toni menjelaskan, ide pembentukan Kampung Singkong muncul pada tahun 2018, berawal dari banyaknya UMKM pengolah singkong di Kelurahan Ledok. Seiring waktu, usaha tersebut berkembang pesat berkat program pemberdayaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemkot Salatiga.

Usaha olahan singkong di kawasan ini berakar dari legenda Gethuk Satu Rasa atau Gethuk Kethek, yang kemudian menginspirasi lahirnya berbagai usaha lain seperti Argotelo Kreasi Indonesia, Singkong Keju D-9, dan Cassava.
“Dulu hanya ada 16 UMKM olahan singkong, sekarang sudah berkembang menjadi 38,” ungkapnya.

Dalam sehari, para pelaku UMKM ini mampu mengolah 8–10 ton singkong menjadi beragam produk, seperti gethuk, singkong keju, keripik, tepung mocaf, produk frozen, hingga batik bermotif singkong. Total omzet tahunan mereka diperkirakan mencapai Rp25 miliar.

Baca juga: Salatiga dan Pekalongan Siap Lancarkan Tiga Program Unggulan Bunda PAUD Jateng

Produk-produk Kampung Singkong dijual langsung kepada wisatawan, dikirim ke berbagai daerah seperti Jabodetabek dan Bali, bahkan diekspor ke Australia, Hong Kong, dan Singapura.

Bahan baku singkong sebagian besar diperoleh dari petani di kawasan pegunungan sekitar Salatiga, termasuk Wonosobo, Magelang, Batang, dan Temanggung. Toni berharap pemerintah dapat membantu penyediaan bahan baku berkualitas agar kebutuhan produksi terpenuhi.

Selain menjadi sentra olahan singkong, Kampung Singkong juga rutin menggelar Festival Singkong setiap tahun. Acara ini diharapkan dapat masuk dalam kalender wisata nasional agar mampu menarik lebih banyak pengunjung.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk terus mendukung UMKM di daerah.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi Jawa Tengah. Di Kampung Singkong saja sudah tercipta 211 lapangan kerja,” ujarnya.

Pemprov Jateng terus mendorong pertumbuhan UMKM melalui bantuan permodalan, penyediaan outlet penjualan, dan pelatihan agar pelaku usaha bisa naik kelas.



 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kampung Singkong Salatiga Diharapkan Jadi Destinasi Wisata Unggulan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!