Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mencoba mengoperasikan becak listrik (DOK/ANTARA).
JATENG - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, akan membangun stasiun pengisian daya (charging station) untuk mendukung operasional becak listrik bantuan dari Presiden Prabowo Subianto.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menjelaskan, stasiun pengisian akan dibangun di berbagai kantor dinas dan badan daerah agar pengemudi mudah mengaksesnya. Ia juga menyampaikan apresiasi atas bantuan 80 unit becak listrik yang diberikan kepada warga lanjut usia di atas 60 tahun.
Selain itu, Pemkab Kudus berencana bekerja sama dengan pihak ketiga untuk mengembangkan aplikasi “Sendu”, yang memungkinkan masyarakat memesan becak listrik secara daring seperti layanan transportasi online.
Baca juga: Pemkab Kudus Gelar Job Fair, Buka 1.401 Lowongan untuk Warga dan Disabilitas
Sam’ani berharap kehadiran becak listrik dapat meningkatkan pendapatan pengemudi karena dapat digunakan untuk angkutan barang, penumpang, maupun wisata.
Sementara itu, Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) menjelaskan bahwa bantuan serupa juga disalurkan ke 12 kabupaten/kota di Indonesia, dengan total 2.180 unit yang sudah terealisasi. Program ini menargetkan 10.000 unit becak listrik hingga akhir tahun dan akan terus berlanjut hingga 2026.
Deputi Bidang Percepatan Fasilitasi dan Perlindungan Kesejahteraan Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Zaidirina, menambahkan bahwa program ini merupakan inisiatif Presiden Prabowo untuk mendukung pengentasan kemiskinan dengan menyediakan alat kerja yang efisien bagi pengemudi becak lansia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA