Kunjungan Gubernur Jateng di Soloraya great sale (DOK/Pemprov Jateng)
JATENG - Pada program pemerintah provinsi Jawa Tengah untuk meningkatkan perekonomian di wilayahnya, sudah terlaksana dan hal ini dibuktikan dengan adanya event Soloraya great sale, event ini akan terus berjalan dari tanggal 1 Juli hingga 31 Juli.
Selama event ini berlangsung jumlah transaksi yang dilakukan pengunjung hingga kini sudah mencapai Rp. 7 Triliun, Ahmad Luthfi memperkirakan jumlahnya akan terus bertambah sampai event ini berakhir, target Pemprov Jateng yaitu sekitar Rp. 10 Triliun.
Baca juga: Program Pemprov Jateng Fokuskan Keluarga sebagai Kunci Pembangunan Bangsa
Jumlah tersebut merupakan hasil akumulasi data harian dari event ini yang berlangsung di berbagai Kecamatan yang ada di Solo, Adapun dua tempat yang menjadi jumlah transaksi tertinggi yaitu di Kabupaten Karanganyar dan di Kabupaten Surakarta.
Untuk jumlah transaksi di Kabupaten Karanganyar sekitar Rp2,5 triliun. Dan di Kabupaten Surakarta sekitar Rp2,1 triliun. Untuk daerah lain yaitu Boyolali Rp232 miliar, Klaten Rp181 miliar, Sukoharjo Rp506 miliar, Wonogiri Rp132 miliar, Sragen Rp890 miliar.
Baca juga: Peringati Hari Keluarga Nasional, Pemprov Jateng Gelar Senam Massal dan Layanan Kesehatan
Ahmad Luthfi sangat mengapresiasi atas capaian ini, dengan ini perekonomian daerah dapat meningkat, pengunjung juga akan merasa senang dengan adanya event ini.
“Nanti ada event anggrek, ada otomotif, dan banyak kegiatan lain yang belum dilakukan eksplorasi. Saya yakin bisa mencapai Rp10 triliun nanti,” ujarnya, didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Jateng Sujarwanto Dwiatmoko. Ujar Luthfi saat mengunjungi acara tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemprov Jateng