Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 10 JULI 2025 • 07:00 WIB

Waduk Rowo Jombor Dapat 50 Ribu Bibit Ikan: Ekowisata dan Penghasilan Nelayan Akan Meningkat

Waduk Rowo Jombor Dapat 50 Ribu Bibit Ikan: Ekowisata dan Penghasilan Nelayan Akan MeningkatPelepasan 50 Ribu benih ikan ((DOK/Pemprov Jateng))

JATENG - Dalam rangka mengembangkan potensi waduk rowo jombor. Klaten wakil presiden Gibran menebar 50.000 bibit ikan gurame dan ikan nila hitam di kawasan Waduk bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi serta wakil gubernur Taj Yasin. Rabu (9/7/2025).

Ahmad Luthfi menginformasikan bahwa dengan menebarkan bibit ikan maka dapat menambah persediaan ikan di tempat tersebut, yang nantinya juga akan berdampak pada hasil tangkapan nelayan yang lebih banyak. Dengan begitu nantinya ketahanan pangan di daerah sekitar jadi lebih terjaga.

Setelah menabur benih wapres Gibran juga sempat berkeliling kawasan rawa bersama Ahmad Luthfi, Taj Yasin serta Bupati Klaten.

Baca juga: Wisata Sawah Suwarak, Tempat Asyik untuk Menikmati Hijaunya Alam Sambil Rekreasi di Tegal

Mereka sempat membahas mengenai pemanfaatan Waduk sebagai ekowisata karena mengingat luas area waduk yang mencapai 198 hektar

“Waduk Rowo Jombor nanti akan dibuat event tahunan, sehingga pariwisatanya ada. Termasuk, akan dibangun joging track untuk kegiatan masyarakat. Harapannya, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar waduk,” ujar Luthfi.

Waduk Rowo Jombor yang dulunya hanya difungsikan sebagai tempat untuk mengaliri sawah di musim kemarau, diharapkan akan bermanfaat lagi bagi masyarakat.

Sekitar 195 orang yang bekerja sebagai nelayan sangat mengandalkan Waduk ini untuk mencari hasil tangkapan

Baca juga: Antusias Orang Tua dan Calon Murid Baru Menyambut SPMB di Kabupaten Tegal

Produksi ikan di waduk tersebut diperkirakan mencapai 309,8 ton, atau setara kurang lebih Rp7,7 miliar pada tahun 2024. Komoditas utama adalah ikan nila, tawes, dan ikan air tawar lainnya.

Selain ikan yang ada di waduk di sana juga terdapat dua pembudidaya ikan dengan kepemilikan karamba jaring apung (KJA) 5–10 petak per orang, dengan ukuran 6×12 meter.

Sebenarnya alasan ini sudah menjadi tempat wisata yang mengundang banyak pengunjung terutama untuk Menikmati keindahan alam dan difungsikan sebagai tempat pemancingan. Namun dengan adanya penebaran benih ikan ini diharapkan dapat menambah banyak pengunjung, sehingga meningkatkan perekonomian warga setempat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemprov Jateng

BERITA TERBARU

Waduk Rowo Jombor Dapat 50 Ribu Bibit Ikan: Ekowisata dan Penghasilan Nelayan Akan Meningkat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!