Penyerahan bantuan rumah (DOK/Humas Pemprov Jateng)
JATENG - Bencana alam kian terjadi selama beberapa bulan terakhir, yang paling miris di bulan februari lalu.
Mengapa disorot di bulan februari, karena di bulan ini maayarakat Jawa Tengah sedang dilanda bencana tanah bergerak dimana-mana.
Tanah bergerak menyebabkan kerusakan yang fatal bagi rumah warga, banyak yabg kehilangan rumah dan kenangan mereka.
Tentu kolaborasi dan peran Pemerintah sangan diharapkan masyarakat, dalam hal ini Pemerintah Jateng ikut turun tangan membantu ringankan beban mereka.
Seperti di Dusun Bawang, Desa Aribaya, Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara, yang menjadi salah satu tempat terdampak.
Rumah warga banyka yang rusak sehingga perlu adanya relokasi, dari pihak Pemkab sigap dalam memanfaatkan anggarannya.
Anggaran tersebut digunakan untuk membangun rumah, Psmkab juga siapkan lahan, peran Pemkab inilah yang mengundang Pemprov Jateng untuk ikut berpartisipasi membantu masyarakat.
Baca juga: Subsidi Cabai Rawit Merah diberikan Guna Stabilkam Harga Pasar
Dimana Pemprov Jateng memberikan bantuan untuk membangun rumah, kemudian BPN menyiapkan sertifikat tanah.
Bantuan rumah hunian tetap tersebut berjumlah 36 unit, yang sudah lengkap dengan sertifikatnya diserahkan pada warga yang rumahnya rusak parah.
Dibangun dan dirancang menggunakan teknologi Ruspin. Keunggulan dari teknologi Ruspin adalah tahan gempa, pembangunan sangat cepat, lebih ekonomis dan efisien, serta fleksibel dan kuat.
Pemerintah kedepannya akan melengkapi sejumlah fasilitas umum seperti akses jalan, musala, instalasi listrik, air bersih. Dalam waktu dekat untuk musala akan dibantu oleh Baznas setempat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemprov Jateng