JATENG - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan pentingnya mengendalikan tekanan darah, kadar gula darah, dan kolesterol untuk mencegah stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal penyebab kematian tertinggi di Indonesia.
Baca juga: Pemkab Batang Salurkan BLT DBHCHT 2026 kepada 289 Penerima
"Anggota TNI dan Polri yang meninggal akibat stroke, jantung, diabetes, dan gagal ginjal jauh lebih banyak dibanding yang gugur karena tertembak atau tertusuk saat bertugas," ujarnya di Lapas Ngaseman, Nusakambangan, Senin (29/6).
Berdasarkan laporan, penyakit paling banyak dialami warga binaan adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), stroke, dan jantung.
Menkes menekankan risiko dapat dikurangi dengan menjaga:
- Tekanan darah di bawah 120/80 mmHg
- Gula darah di bawah 200 mg/dL
- Kolesterol di bawah 200 mg/dL
Obat untuk ketiganya tersedia di puskesmas dan klinik. Masyarakat diminta tidak menunda pemeriksaan.
Menteri Imipas Agus Andrianto menegaskan komitmen memperkuat klinik di seluruh lapas/rutan, dengan dukungan peralatan medis dari Kemenkes.
Data Tuberculosis (TB) di lapas: Prevalensi turun dari 3,64% (2025) menjadi 0,54% (Maret 2026). Target terus ditekan lewat skrining massal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA