Minggu, 10 MEI 2026 • 09:13 WIB

Pemkab Kudus Sisir Anak Putus Sekolah, Siap Bantu Fasilitasi Pendidikan

Author

Ratusan siswa senam bersama Bupati Sam’ani Intakoris usai upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di SMPN 2 Jekulo, Kudus (DOK/ANTARA).

JATENG - Pemerintah Kabupaten Kudus segera melakukan penyisiran terhadap anak-anak putus sekolah untuk difasilitasi melanjutkan pendidikan. Bupati Kudus Sam'ani Intakoris menegaskan peningkatan taraf pendidikan menjadi prioritas penting.

"Hingga saat ini masih banyak anak putus sekolah. Perlu langkah konkret menjangkau mereka kembali ke dunia pendidikan," ujarnya usai upacara Hardiknas di halaman SMP Negeri 2 Jekulo, Sabtu (2/5).

Baca juga: Urus Izin Usaha Makin Mudah Lewat Sistem OSS, DPMPTSP Magelang Gelar Bimtek

Dinas Pendidikan diminta aktif mendata dan menyisir, termasuk menjangkau wilayah dengan angka putus sekolah tinggi. Bupati mengajak bergotong-royong agar Kudus tidak ada lagi anak putus sekolah.

Saat ini Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Kudus tercatat 77,9. Melalui penguatan pendidikan, Pemkab optimistis IPM dapat meningkat bertahap.

Bupati bersama Wabup Bellinda Putri mendatangi Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, untuk membujuk Andika Wira Kusuma Nugraha (16 tahun) yang putus sekolah saat kelas VIII SMP 3 Bae karena faktor ekonomi. Ibunya berjualan bakso, ayahnya telah meninggal.

Andika siap melanjutkan sekolah. Pemkab menanggung biaya pendidikan dan menyediakan alat transportasi.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU