JATENG - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi optimistis Jateng dapat mencapai kondisi bebas sampah pada tahun 2028, lebih cepat dari target nasional (2029). Optimisme ini disampaikan usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berbasis Lingkungan dan Edukasi (TPST BLE) di Desa Wlahar Wetan, Banyumas, Selasa (28/4).
Baca juga: Rekomendasi Hotel Bintang 5 di Semarang yang Patut Kamu Coba Saat Berkunjung ke Semarang
"Pak Presiden sangat tertarik. Ini menjadi role model. Dari hulu sampai hilir kita kerjakan bersama," ujar Luthfi.
Strategi yang dijalankan:
Luthfi menegaskan target nasional 2029 adalah nol sampah. "Jawa Tengah siap lebih cepat, tahun 2028 kita optimistis tercapai," katanya.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) TPST BLE Banyumas, Edy Nugroho, mengatakan timbulan sampah Banyumas mencapai 738,8 ton per hari. Sebanyak 574,52 ton (77,76%) telah terkelola, sementara 164 ton per hari belum tertangani.
"Pengelolaan dari hulu ke hilir menuju waste to value. Sampah jadi bernilai ekonomi," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA