JATENG - Pemerintah Kota Pekalongan memastikan kesiapan lahan seluas 3,6 hektare untuk proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) tahap awal. Lahan ini berada di kawasan Hutan Kota, dari total kebutuhan 5,2 hektare.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pekalongan, Joko Purnomo, mengatakan lahan yang dimiliki saat ini sekitar 4,2 hektare (3,6 hektare Hutan Kota + 0,6 hektare akses jalan). Masih ada kekurangan sekitar 0,8 hektare.
"Kami berkomitmen melakukan pembebasan lahan sesuai ketentuan," ujarnya, Rabu (29/4).
Pemkot juga menyiapkan lahan pengganti Hutan Kota di wilayah Pringrejo seluas 4 hektare yang akan dikembangkan menjadi hutan kota terintegrasi dengan TPST3R, bahkan dikonsepkan sebagai integrated farming.
Fakta penting:
- Akses strategis menuju simpang susun tol untuk mendukung operasional
- Proyeksi sekitar 350 truk per hari beroperasi 24 jam
- PSEL akan mengolah sampah dari 4 daerah: Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Batang, dan Pemalang
- Target volume: minimal 1.000 ton sampah per hari untuk menghasilkan energi terbarukan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA