JATENG - Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), melukis bersama puluhan perupa asal Magelang dan Yogyakarta di Wonolelo Hill Camp, Sawangan, Kabupaten Magelang, Kamis (12/2). Kegiatan yang diinisiasi SBY Art Community ini menjadi ajang kebersamaan lintas latar belakang.
SBY mengajak para seniman mengisi ruang kebersamaan melalui karya seni yang penuh kedamaian. Menurutnya, seni adalah ekspresi yang melampaui sekat sosial dan politik.
Baca juga: Pemkot Magelang Bangun Budaya Transparansi untuk Tingkatkan Layanan Publik
"Setelah meninggalkan politik, pemerintahan, dan pengabdian sebagai prajurit, saya memilih bergabung dengan teman-teman di dunia seni dan olahraga," ujarnya.
Ia menegaskan SBY Art Community bukan ormas atau parpol, melainkan wadah berkarya dan berbagi gagasan tanpa kepentingan kekuasaan.
Dalam sesi melukis yang berlangsung 2–3 jam, SBY memilih gaya semi-abstrak landscape painting karena keterbatasan waktu. Aktivitas itu berlangsung di tengah panorama Gunung Merbabu, Merapi, dan kawasan Ketep, dengan cuaca mendung dan kabut yang memberi banyak pilihan sudut pandang.
SBY mengaku mulai serius melukis sejak 2021, hampir setiap hari. Seni menjadi bagian dari proses menemukan kembali keseharian, termasuk setelah kehilangan sang istri, almarhumah Ani Yudhoyono.
Ia juga menekankan pentingnya memuliakan seniman di negeri sendiri. "Mereka mungkin bukan kaya raya atau pemilik kekuasaan, tapi hatinya tulus untuk kebaikan bangsa," katanya.
Seniman asal Borobudur, Umar Chusaeni, menilai kegiatan ini memperkuat citra Magelang sebagai kota seni. "Seniman di sini kompak. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menginspirasi daerah lain," harapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Magelang