Kamis, 26 MARET 2026 • 13:52 WIB

Bupati: Temanggung Pemain Kunci Produksi Kopi Jateng, Libatkan 80.000 Petani

Author

Tanaman kopi robusta di Kecamatan Jumo, Temanggung (Dok. Antara - Diolah dengan AI).

JATENG - Bupati Temanggung Agus Setyawan menyatakan bahwa Kabupaten Temanggung memiliki peran strategis dalam produksi kopi di Jawa Tengah. Lebih dari 80.000 penduduk terlibat langsung dalam ekosistem perkopian, mulai dari budidaya, pascapanen, pengolahan, hingga pemasaran.

Baca juga: Kopi Lokal Solo Kian Go Digital lewat Kerja Sama dengan Dunia Perbankan

Hal itu disampaikan saat menerima kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Kepahiang yang ingin belajar pengembangan usaha kopi, Rabu (11/2).

Kopi Arabika Temanggung:

  • Luas kebun: 1.725,38 hektare tersebar di 13 kecamatan (Kledung, Ngadirejo, Wonoboyo, Bansari, Tretep, Bejen, dll)
  • Tumbuh optimal di ketinggian 600–2.000 mdpl
  • Cita rasa kompleks dan manis, tingkat keasaman tinggi, aroma floral dan fruity, sebagian beraroma tembakau
  • Menyumbang 32 persen produksi Arabika Jateng

Kopi Robusta Temanggung:

  • Luas kebun: 12.207,25 hektare tersebar di 19 kecamatan
  • Tumbuh optimal di ketinggian 400–800 mdpl
  • Rasa kuat dan pahit, aroma aren dan cokelat, kadar kafein tinggi, tahan cuaca dan hama
  • Daya simpan panjang, menyumbang 43 persen produksi Robusta Jateng

"Kami sadar, pengembangan kopi tidak hanya soal produksi, tapi juga peningkatan kualitas, penguatan kelembagaan petani, hilirisasi, akses pasar, dan branding," tegas Agus.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU