Senin, 02 FEBRUARI 2026 • 10:00 WIB

Bulog Jateng Siap Serap 374.000 Ton Beras Petani Lokal di 2026, Target Naik 32%

Author

Bulog Jateng berdialog dengan petani (DOK/ANTARA).

JATENG - Bulog Jawa Tengah siap menjalankan penugasan pemerintah untuk menyerap gabah dan beras petani lokal pada 2026. Pemimpin Wilayah Bulog Jateng, Sri Muniati, menyatakan target serapan 374.658 ton setara beras, naik sekitar 32% dari tahun sebelumnya.

“Bulog hadir untuk melindungi petani sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga beras bagi masyarakat,” ujarnya di Semarang, Minggu (25/1). Penyerapan ini akan dilakukan di 25 kabupaten/kota di Jateng, sebagai bentuk pengakuan atas peran provinsi ini sebagai lumbung pangan nasional.

Baca juga: Produktivitas Padi Jawa Tengah Meningkat, Pemprov Fokus Tata Kelola Beras

Selain beras, Bulog Jateng juga mendapat target penyerapan 70.000 ton jagung dari total nasional 1 juta ton. Untuk mendukung hal ini, koordinasi lintas sektor akan diperkuat agar penyerapan di tingkat petani berjalan optimal.

Memasuki musim panen 2026 yang puncaknya diperkirakan pada Maret, Bulog telah menyiapkan infrastruktur seperti gudang, pengering gabah (mechanical dryer), dan unit penggilingan beras (RMU). Hal ini penting mengingat prakiraan cuaca ekstrem dari BMKG, terutama di wilayah seperti Pemalang, Tegal, Kendal, Kudus, dan Pati.

Hingga 24 Januari 2026, realisasi penyerapan telah mencapai 4.090 ton gabah dan 1.147 ton beras. Dengan dukungan 148 mitra pengolahan dan penyimpanan kapasitas besar, Bulog optimistis target tahun ini dapat tercapai.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU