JATENG - Pasca banjir bandang di kawasan Lereng Gunung Slamet, Pemalang, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mendorong agar hutan lindung di wilayah hulu diperkuat status dan pengelolaannya. Ia mengusulkan agar lima kabupaten di sekitar Gunung Slamet bersatu mengajukan permohonan penguatan ke pemerintah pusat.
"Momentum ini tepat untuk menyatukan langkah. Lima kabupaten harus bersama-sama mengajukan penguatan hutan lindung," ujar Taj Yasin saat meninjau lokasi banjir di Kecamatan Pulosari, Pemalang, Minggu (25/1).
Baca juga: Pemprov Jateng Bantu Biaya Indekos Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatra
Di lokasi, terlihat sejumlah rumah rusak parah dan material kayu hanyut. Taj Yasin juga menemukan pohon dengan akar masih segar yang tercabut akibat derasnya arus. Diduga, material sisa kebakaran hutan tahun 2017 juga ikut memperparah banjir.
Pemprov Jateng berencana melakukan pemetaan lebih lanjut untuk analisis mendalam, meski cuaca masih menghambat pemantauan udara. Selain itu, bantuan senilai Rp217,6 juta dalam bentuk logistik, beras, perlengkapan tidur, dan paket keluarga telah disalurkan untuk korban terdampak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA