Sabtu, 31 JANUARI 2026 • 07:00 WIB

Sidak TPST Klegen, DPRD Minta Mesin Pengolah Sampah Segera Dihidupkan

Author

Komisi III DPRD Kabupaten Magelang meninjau timbunan sampah (Pemkab Magelang).

JATENG - Komisi III DPRD Kabupaten Magelang turun langsung ke lokasi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Klegen, Kecamatan Grabag, Rabu (14/1). Mereka melakukan inspeksi mendadak untuk memeriksa kondisi pengelolaan sampah, kelengkapan fasilitas, dan memastikan proyek senilai Rp1,97 miliar untuk penunjang TPST berjalan optimal.

Ketua Komisi III, Prihadi, mendesak agar mesin pengolah sampah otomatis yang sudah tersedia segera dioperasikan. "Mesin ini harus segera berfungsi supaya tumpukan sampah berkurang. Jangan sampai menumpuk lagi," tegasnya.

Dalam sidak ini, beberapa hal mendapat perhatian khusus:

  1. Fasilitas IPAL: Komisi III meninjau Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan menekankan agar fungsinya optimal untuk mencegah air lindi mencemari sumber air sekitar.
  2. Kondisi Fasilitas: Prihadi meminta pekerjaan senderan dan bangunan pendukung yang belum rapi segera dibereskan.
  3. Stop Open Dumping: Komisi III menyoroti masih adanya praktik pembuangan sampah terbuka (open dumping) dan mendesak penghentiannya.
  4. Kondisi Alat Berat: Alat berat seperti ekskavator yang sudah tua dan tidak layak dinilai menghambat kerja, sehingga perlu diganti.

Anggota Komisi III, Indra Kurniawan, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah sedang mempersiapkan pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Sampah untuk mempermudah pengelolaan. "Kalau BLUD, hasil olahan sampah bisa langsung dipakai untuk operasional tanpa tunggu APBD," jelasnya.

Menanggapi hal itu, Kepala UPTD Pengelolaan Sampah DLH Kabupaten Magelang, Immanuel Adi Kurnia, menjelaskan bahwa teknologi pengolahan akan mengandalkan dua metode: RDF (Refuse Derived Fuel) dengan kapasitas 30 ton per hari, dan Landfill Mining untuk memulihkan lahan lama.

"Kapasitas TPST Klegen saat ini hanya 25-30 ton per hari, sementara sampah yang masuk bisa 60-90 ton. Dengan teknologi ini, kami yakin beban tumpukan bisa ditekan," ujar Immanuel.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Magelang

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU