JATENG - PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan DIY menanam 600 pohon alpukat di hulu DAS Tuntang dan Daerah Tangkapan Air Rawapening, Kabupaten Semarang, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jawa Tengah dan DIY, Moh. Sarno, menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia pada 28 November 2025 melalui program Roots of Energy, bekerja sama dengan Universitas Negeri Semarang (Unnes) dan Kelompok Tani Muda Utomo Lestari agar tanaman dapat tumbuh optimal, Minggu (30/11).
Baca juga: TP PKK Jateng Dorong Perempuan Banjarnegara Aktif Menanam Lewat Program Rabu Pon
Penanaman dilakukan di ketinggian sekitar 1.100 MDPL, di kawasan hulu DAS yang direkomendasikan sebagai lahan kritis oleh Cabang Dinas Kehutanan, untuk rehabilitasi lingkungan. Prof. Dr. Nana Kariada TM, M. Si. dari Unnes menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar simbolis, melainkan upaya nyata menjaga fungsi ekologis kawasan.
PLN menekankan pentingnya langkah sederhana seperti menanam pohon untuk mencegah erosi, menyimpan air, menghasilkan oksigen, dan memberikan manfaat ekonomi melalui buah alpukat. General Manager PLN UID Jawa Tengah dan DIY Bramantyo Anggun Pambudi menambahkan bahwa kondisi ekologis yang baik mendukung keberlanjutan energi dan keandalan sistem kelistrikan.
Kegiatan ini diapresiasi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah Widi Hartanto sebagai upaya kolaboratif antara pemerintah, akademisi, masyarakat, dan PLN dalam memperkuat ketahanan ekosistem dan kualitas lingkungan.
Program Roots of Energy ini melibatkan berbagai unit PLN Group, termasuk PLN UID, UIK TJB, UIP JBT, UIT JBT, Pusmanpro, PLN ICON Plus, Indonesia Power, dan PLN Insurance, sebagai bukti bahwa pemulihan lingkungan memerlukan sinergi untuk manfaat ekologis dan sosial berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA