Selasa, 25 NOVEMBER 2025 • 18:09 WIB

Wagub Jateng: Tantangan Guru Kian Berat di Era Kini

Author

Taj Yasin Maimoen, Wakil Gubernur Jawa Tengah (DOK/ANTARA).

JATENG - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan bahwa tugas dan tantangan yang dihadapi para guru semakin berat seiring perkembangan zaman. Karena itu, menurutnya, peningkatan kompetensi guru menjadi hal yang tidak bisa ditawar.

Hal tersebut ia sampaikan seusai Upacara Peringatan Hari Guru Nasional Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2025 di halaman Kantor Gubernur Jateng, Semarang. Gus Yasin menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus memberikan pelatihan, pendampingan, serta kesempatan melanjutkan studi bagi guru yang belum memiliki ijazah D4 atau S1.

Baca juga: Era Digital Jadi Tantangan Bagi Guru Untuk Mendidik Muridnya

Ia menambahkan, Pemprov Jateng juga memberi perhatian besar kepada guru non-ASN dan guru di sekolah swasta jenjang SMA, SMK, dan SLB. Salah satunya melalui pemberian honorarium yang totalnya mencapai miliaran rupiah sepanjang 2025 dan akan dilanjutkan pada 2026. Honor tersebut dibayarkan melalui APBD Jateng dengan skema Biaya Operasional Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan.

Pada 2025, alokasi BOP Pendidikan mencapai lebih dari Rp472 miliar, mencakup 3.043 guru non-ASN di SMA, SMK, dan SLB negeri di seluruh Jateng. Besaran honor disesuaikan dengan UMK masing-masing daerah.

Sementara itu, untuk sekolah swasta, Pemprov Jateng juga mengucurkan dana melalui Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) yang pada 2025 mencapai sekitar Rp142 miliar, salah satunya ditujukan untuk mendukung honor para guru.

Dalam momen Hari Guru Nasional tahun ini, pemerintah provinsi turut memberikan tali asih kepada pegawai sekolah dan para siswa berprestasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU