JATENG - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, terus berupaya untuk tetap menjaga stabilitas harga bahan pangan di wilayahnya.
Melalui program ini pemerintah mengadakan kegiatan gerakan pangan murah yang sudah menyasar ke beberapa Kabupaten/Kota di Jawa Tengah.
Baca juga: 13 Ton Beras Murah Disalurkan Lewat Gerakan Pangan Murah di Semarang
Salah satunya di Kota Pekalongan yang bertempat di dua Kecamatan, yaitu Pekalongan Utara dan Barat, kegiatan ini bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Jateng.
BUMD menggelar kegiatan gerakan pangan murah ini dengan nama "BUMD peduli". Yang digelar selama 3 hari.
Baca juga: Tim UMS Ubah Sampah Jadi Berkah Lewat Kompos dan Bank Sampah
Dyah Lukisari, selaku Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jateng menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan pada tanggal 2 dan 3 September di gelar di Kota Pekalongan. Yakni, di Kantor Kecamatan Pekalongan Utara dan Barat pada 2 September 2025, dan di Pekalongan Timur serta Selatan pada 3 September 2025.
Jenis bahan pangan yang dijual di program ini yaitu berupa 5.000 kg beras seharga Rp11.000 per kg, 500 kg gula (Rp14.000 per kg), dan 500 liter minyak goreng (Rp14.000 per liter) yang harganya di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).
Baca juga: Semarak Hut Ke-403 Pekalongan, Gubernur Luthfi Serukan Kekompakan
Gerakan pangan murah ini terus dilakukan untuk memberikan harga pangan produk bahan pangan murah
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Pemprov Jateng