Senin, 08 SEPTEMBER 2025 • 09:00 WIB

Gubernur Jateng Ingatkan Bupati/Wali Kota, Perketat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis

Author

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Menko Pangan Zulkifli Hasan meninjau pelaksanaan program MBG, Perketat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (DOK/Pemprov Jateng)

JATENG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak seluruh bupati dan wali kota di wilayahnya untuk benar-benar mengawasi jalannya program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, pengawasan yang ketat sangat penting agar kasus serupa di Sragen yang sempat ramai diberitakan sebagai dugaan keracunan siswa tidak terulang lagi.

“Pengawasan harus diperkuat. Kasus di Sragen semoga bisa jadi pelajaran. Saya juga minta Badan Gizi Nasional (BGN) melibatkan Satgas MBG yang sudah dibentuk di setiap daerah,” ujarnya dalam Rapat Konsolidasi Satgas Nasional dan Daerah, Kamis (28/8/2025) di Grhadika Bhakti Praja.

Baca juga: Target 10 Ribu, Peserta Jalan Sehat HUT Jateng di Jepara Tembus 20 Ribu Orang

Meski begitu, Luthfi menilai kasus di Sragen bukan benar-benar keracunan. Ia menduga keluhan anak-anak lebih disebabkan karena belum terbiasa dengan menu makanan yang disajikan, sehingga menimbulkan gejala diare. Karena itu, ia mengingatkan kepala daerah agar tidak buru-buru menyebut kasus serupa sebagai keracunan sebelum ada pemeriksaan resmi dari dinas terkait.

Lebih jauh, Gubernur juga mengusulkan agar BGN membuka kantor perwakilan di Jawa Tengah. Menurutnya, keberadaan perwakilan akan mempermudah koordinasi dan mempercepat respon terhadap berbagai persoalan di lapangan.

“Kami siap mendukung penuh. Bahkan kalau perlu, aset Pemprov seperti gedung atau hotel bisa dimanfaatkan untuk mendukung distribusi kegiatan MBG,” tegasnya.

Baca juga: Pemkab Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat dengan Meningkatkan Penanganan Hukum

Saat ini, sudah ada 872 dapur umum atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di Jawa Tengah, dari total kebutuhan 3.214 SPPG. Pemprov Jateng, kata Luthfi, berkomitmen mempercepat pemenuhan kekurangannya demi kelancaran program prioritas Presiden Prabowo Subianto ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Pemprov Jateng

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU