JATENG - Aksi massa besar-besaran yang dilakukan masyarakat Pati akhir-akhir ini membuat situasi di wilayah tersebut tidak berjalan kondusif kondusif.
Mengenai hal tersebut Ahmad Luthfi, gubernur Jateng akhirnya menggelar rapat secara terbatas dengan Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pati, pada Kamis (14/8/2025), di kantor Forkopimda Pati.
Menurut Ahmad Luthfi, bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat sudah ditampung oleh DPRD Kabupaten Pati, dan kini sedang didiskusikan jalan keluarnya, hanya saja DPRD butuh waktu untuk dapat memenuhinya.
Dari pihak Pemprov Jateng hanya bisa membantu dengan mendatangkan tim kesana untuk memastikan bahwa seluruh pelayanan publik berjalan lancar tanpa gangguan.
Baca juga: Merdeka! Buttonscarves, Benang Jarum, hingga Nada Puspita Gelar Diskon Gudang
Selain dari Pihsk Pemprov Jateng tim yang diturunkan ke Pati juga berasal dari Kemendagri yang berperan aktif dalam melaporkan situasi dan kondisi di sana.
Sekedar informasi bahwa aksi masa yang dilakukan di Pati merupakan kenaikan pajak bumi dan bangunan (PBB), ini menjadi pelajaran bagi kita semua terutama dalan mengambil keputusan, apalagi jika ia adalah seorang Bupati/ walikota.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Pemprov Jateng