Minggu, 03 AGUSTUS 2025 • 10:00 WIB

Pemprov Jateng Jamin Kemudahan Iklim Investasi di Hadapan Investor Internasional

Author

CJIBF 2025 (DOK/Humas Pemprov Jateng)

JATENG - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Selasa (29/7/2025). Menghadiri acara Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2025, di Hotel Bidakara Jakarta.

Pada acara tersebut terdapat 10 perwakilan kedutaan dan calon investor dari berbagai negara, dalam kesempatan tersebut gubernur Jateng menawarkan banyak keunggulan agar mereka mau berinvestasi di Jawa Tengah.

Baca juga: 2 Pencuri Tas di Commuter Line Ditangkap, Aksinya Sempat Viral di Medsos

Gubernur Jawa Tengah menjelaskan bahwa jika mereka ingin berinvestasi di Jawa Tengah mereka tidak perlu khawatir karena Pemprov Jateng menjamin terkait masalah perizinan, keamanan dan finansial yang terpenuhi, sebab Jawa Tengah memiliki banyak SDM yang kompetitif.

Pemprov Jateng memastikan SDM daerahnya sudah layak untuk dipekerjakan karena pihaknya telah mengadakan Balai Latihan Kerja kepada masyarakatnya sebelum bekerja di sektor industri.

Baca juga: Genjot Kunjungan Wisatawan, Kota Seoul Tunjuk Jennie Blackpink Sebagai Duta Pariwisata

Jawa Tengah juga memiliki sumber daya alam yang cukup melimpah, apalagi Pemprov Jateng sangat mempedulikan kelestarian lingkungan dan alam sekitar.

Ahmad Luthfi mengatakan bahwa terkait perizinan, pihaknya menyiapkan metode perizinan dengan nama one gate system atau satu pintu. Sehingga, tidak ribet dan efisien dari sisi waktu.

Baca juga: Dari Film hingga Jadi Kenyataan, Begini Cara Wujudkan Studi ke Finlandia

Sedangkan untuk masalah keamanan sendiri, Jawa Tengah dapat dipastikan aman karena tidak adanya aksi premanisme dan respon masyarakat juga baik, karna mereka menanamkan sikap hormat dan menghargai antar sesama manusia, sehingga para investor dapat leih nyaman untuk fokus pada pekerjaannya.

Para investor juga tak perlu menyiapkan dana cukup besar untuk berinvestasi dengan Jawa Tengah, karena investasi di Jateng menyasar karya yang padat, sehingga akan sama-sama menguntungkan. Bagi investor akan mendapatkan tenaga kerja yang terampil, dan masyarakat bisa mendapatkan peluang kerja.

Baca juga: 22 Orang Diamankan dan 2 Terluka Buntut Kericuhan Usai Timnas Kalah di Final di Piala AFF U-23

Para investor juga tak perlu mengkhawatirkan terkait kebutuhan dan fasilitas yang diperlukan para buruh, karena pemerintah Jawa Tengah sudah menyiapkan fasilitas untuk buruh seperti penitipan anak layanan koperasi buruh, subsidi transportasi umum bagi para buruh.

Ahmad Luthfi pada kesempatan tersebut juga menawarkan 15 macam proyek yang bisa digandrungi para investor, diantaranya yaitu pembangunan PLTM Banjaran dan Logawa (Banyumas), pengembangan PLTP Candi Umbul Telomoyo – Geo Dipa Energy, Proyek Geothermal dan Pengambilan Mineral – Geo Dipa Energy, Proyek Geothermal lainnya – Geo Dipa Energy, Pengolahan Sampah menjadi RDF (Kabupaten Grobogan), Kawasan Khusus Perikanan Terpadu (Kabupaten Cilacap – Blue Economy), Industri Udang Vaname Terpadu (Kabupaten Cilacap).

Baca juga: Wali Kota Gorontalo Ancam Nonjob ASN yang Mangkir saat Jam Kerja

Adapula Industri Perikanan Terpadu (Kabupaten Pati), Pengolahan Garam Industri (Kabupaten Jepara), Industri Mokaf (Kabupaten Banjarnegara), Industri Kelapa Terpadu (Kabupaten Cilacap), Pusat Komoditas Regional Pertanian (PRKP) dan Sub Terminal Agribisnis (Kabupaten Grobogan), Transformasi TKL Ecopark (Kota Magelang), Pengembangan Wisata Pulau Panjang (Kabupaten Jepara), dan Rumah Sakit Berbasis Green Hospital (Kabupaten Semarang).

Para investor dapat memilih dari beberapa industri yang sudah ditawarkan Gubernur Jawa Tengah, karena berinvestasi di Jawa Tengah akan menguntungkan kedua belah pihak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Pemprov Jateng

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU