JATENG - Desa Mandiraja Wetan, Kecamatan Mandiraja, Banjarnegara melakukan arak-arakan dalam rangka sedekah bumi pada Selasa (22/7/2025). Acara dimulai saat pagi hari.
Sedekah bumi dilakukan sebagai rasa syukur atas hasil bumi yang diberikan sang pencipta, tradisi ini sudah dilakukan cara turun temurun.
Baca juga: Bupati Kendal Salurkan 285 Paket Beras untuk Kendalikan Inflasi
Para petani menyusun hasil panenya yang membentuk tumpukan menyerupai gunung, di Desa Mandiraja terdapat dua tumpukan besar.
Menurut masyarakat setempat hasil bumi yang ditumpuk menggunung merupakan bentuk keberuntungan dan akan membawa kebaikan bagi para petani kedepannya.
Baca juga: Cilacap Expo 2025, Inovasi Lokal Berbuah Miliaran Rupiah
Kepala Desa Mandiraja Kulon, Surpiono, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan diisi dengan arak-arakan saja, namun di malam harinya juga dilaksanakan pengajian dan pagelaran wayang kulit selama semalam suntuk.
Selain hanya sekedar tradisi turun temurun, sedekah bumi ini dilakukan untuk terus mengenalkan budaya kepada generasi penerus bangsa Karena dalam budaya terdapat nilai-nilai positif yang akan membentuk karakter generasi muda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan