JATENG - Dalam rangka memperkuat perekonomian daerah. Pemkot Pekalongan tak henti hentinya melakukan peningkatan keterampilan perempuan untuk ikut terjun ke dunia ekonomi, melalui program kewirausahaan dann keterampilan. Peningkatan ini dilaksanalan di 27 kelurahan.
Pegiatan ini memiliki peluang besar di masyarakat dan menambah penghasilan keluarga. Program pemberdayaan seperti ini bertujuan untuk meningkatkan peluang masyarakat demi meningkatkan perekonomian keluarga.
"Acara seperti pernikahan dan wisuda butuh jasa rias sehingga peluang itu harus bisa direspons peserta. Kami berharap mereka bisa kreatif, mempraktikkan hasil pelatihan, dan mengembangkannya menjadi sumber penghasilan," ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Pekalongan Betty Dahfiani Dahlan di Pekalongan (2/7/2025).
Proses pemberdayaan sebelumnya sudah pernah dilakukan namun hanya menyasar di 25 Kelurahan saja. Di sekitar Kabupaten pemerintah sudah menerapkan kewirausahaan seperti tata rias, tata boga. Namun bukan hanya memberikan arahan berupa praktek namun juga memberikan materi umum kepada kaum perempuan di sana. Dengan ilmu-ilmu tersebut diharapkan mereka dapat menerapkan dengan terjun ke dunia kerja.
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Kota Pekalongan Inggit Soraya mengatakan bahwa proses pemberdayaan ini harus tetap dilanjutkan agar nantinya tak hanya di 27 kawasan saja. Beliau mengatakan bahwa peserta didikannya hadir dan ikut serta saja, namun juga diharapkan peserta dapat menerapkan ilmu yang didapat minimal untuk diri sendiri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara