Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno (DOK/ANTARA).
JATENG - Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno menegaskan bahwa jajaran inspektorat di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota harus menjadi benteng pertama dalam pencegahan korupsi.
"Integritas jajaran inspektorat harus lebih baik, karena mereka yang mengoreksi dan jadi contoh OPD," ujarnya di sela Pengarahan Pengawasan Antikorupsi Kabupaten/Kota se-Jateng di Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Semarang, Selasa (31/3).
Baca juga: Angin Kencang Rusak 221 Rumah di Kecamatan Undaan, Kudus
Sebagai Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP), inspektorat dituntut memiliki kapasitas dan integritas yang jauh melampaui organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya. Sumarno mengibaratkan peran inspektorat seperti satuan pengawas internal (SPI) dalam korporasi.
"Karena berada di dalam sistem, informasi harus direspons cepat. Jika ada yang tidak sesuai ketentuan, cegah lebih awal agar tidak terjadi tindak pidana korupsi," tegasnya.
Ia menyoroti tantangan berat yang dihadapi inspektorat: untuk membina dan mengoreksi OPD, inspektorat harus jauh lebih pintar dan lebih tahu dari yang diawasi.
Sumarno juga menekankan agar inspektorat di kabupaten/kota berani memitigasi risiko dan menyampaikan temuan indikasi pelanggaran, meskipun dilakukan kepala daerah.
Kehadiran tim KPK dalam kegiatan ini diharapkan memperkuat mentalitas antikorupsi. "Integritas teman-teman inspektorat harus jauh lebih tinggi, karena mereka adalah contoh," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA