Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 29 OKTOBER 2025 • 11:00 WIB

Berani Speak Up: Upaya Kaum Perempuan Banjarnegara Lawan Kekerasan

Berani Speak Up: Upaya Kaum Perempuan Banjarnegara Lawan KekerasanUpaya Kaum Perempuan Banjarnegara Lawan Kekerasan (DOK/Humas Pemprov Jateng)

JATENG -  Kaum perempuan tergolong dinilai memiliki sikap yang lemah lembut, dengan sikap keramahannya, perempuan kerap kali mengalami tindakan kekerasan.

Masalah seperti kekerasan pada perempuan bisa terjadi di lingkungan masyarakat ataupun keluarga.

Kekerasan terhadap perempuan sering muncul dalam tindakan KDRT, yang di mana perempuan sulit untuk memberanikan diri (Speak Up).

Namun menurut Sri Rejeki Indarto, selaku Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Banjarnegara,  sikap berani harus dimiliki oleh kaum perempuan untuk mengurangi kasus tindakan KDRT.

Baca juga: Pemkab Brebes Melakukan Pembagian Bantuan Wardoyo Kepada Masyarakat Songgom

Di Banjarnegara sendiri menurut Hakim Pengadilan Agama Banjarnegara, Hidayaturohman, mengungkapkan, meningkatnya permohonan dispensasi nikah menjadi salah satu pemicu maraknya KDRT.

Kasus-kasus tindakan ktrt Bukan Hanya berupa wujud kekerasan fisik, melainkan juga termasuk melukai seorang perempuan baik itu psikis maupun mental.

Korban KDRT umumnya mengalami gangguan stres pascatrauma atau Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) dan sangat membutuhkan dukungan lingkungan untuk bangkit.

Hal tersebut disampaikan oleh Sri Rejeki Indarto, dalam Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, di Aula Sasana Abdi Praja Setda Banjarnegara, Senin (6/10/2025).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Pemprov Jateng

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Berani Speak Up: Upaya Kaum Perempuan Banjarnegara Lawan Kekerasan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!