Program MBG (DOK/Humas Pemprov Jateng)
JATENG - Makan Bergizi Gratis (MBG) tentu, pelaksanaannya saat ini sidah banyak menyebar di berbagai daerah baik besar maupun kecil.
Apalagi di tengah hadirnya bulan Ramadan yang mana pemerintah pusat menginginkan agar program ini tetap berjalan.
Tidak bisa menyajikan makanan-makanan berat seperti nasi dan lauk, karena alasan ketahanan pangan (basi), sejumlah SPPG memilih untuk menyalurkan makanan siap saji kepada penerima.
Langkah ini mungkin menjadi solusi agar program MBG bisa tetap berjalan di bulan Ramadan, namun, seharusnya pihak SPPG jauh lebih berhati-hati dalam mengolah makanan.
Baca juga: Subsidi Cabai Rawit Merah diberikan Guna Stabilkam Harga Pasar
Beberapa waktu terakhir sering ditemukan kasus keracunan makanan utamanya makanan-makanan siap saji seperti roti dan lain sebagainya.
Tentu hal ini membuat garam masyarakat, alih-alih menguntungkan karena dapat mengurangi biaya makan, program ini justru merugikan kesehatan dan perekonomian warga.
Di Pekalongan Jawa Tengah Walikota Aaf bertindak cepat dengan menghadirkan layanan aduan bagi masyarakat melalui Hotline MBG Kota Pekalongan di nomor 0852-2615-0966.
Saat ini pemerintah belum bisa membantu dengan melakukan pengecekan langsung ke Dapur SPPG karena jumlahnga cukup banyak, namun diharapkan dengan adanya nomor aduan tersebut, setidaknya masyarakat menjadi sedikit lega.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemprov Jateng