Selasa, 14 JULI 2026 • 16:11 WIB

Mendag: Gula Semut Banyumas Berpeluang Kuasai Pasar Dunia

Author

Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono melepas ekspor gula semut ke Amerika Serikat di Banyumas (DOK/ANTARA).

JATENG - Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan gula kelapa kristal (gula semut) asal Kabupaten Banyumas berpeluang menguasai pasar dunia, seiring meningkatnya permintaan global dan meluasnya akses pasar ekspor.

"Ke depan, kalau ada hilirisasi, nilai tambahnya akan semakin tinggi. Mudah-mudahan gula semut Banyumas menjadi pemasok terbesar dunia," ujarnya saat melepas ekspor gula semut di PT Integral Mulia Cipta (IMC), Desa Wiradadi, Sokaraja, Kamis (25/6).

Baca juga: Pemkab Temanggung Bebaskan Denda PBB-P2 Tunggakan 2013–2024, Berlaku hingga Oktober 2026

Ekspor senilai 46.000 dolar AS ke Chicago, AS, menjadi bagian dari perluasan pasar produk gula kelapa organik Banyumas.

Mendag mengatakan AS menjadi pasar utama dengan surplus perdagangan 18,11 miliar dolar AS pada 2025. Kemendag juga mengoptimalkan 46 perwakilan dagang di luar negeri dan memperkuat sertifikasi produk melalui Mutual Recognition Arrangement (MRA).

Sekitar 98 persen produksi gula semut IMC ditujukan ekspor ke 56 negara.

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan IMC menjadi pelopor gula kelapa organik dengan sertifikasi internasional sejak 2016, yang memungkinkan petani mendapat CSR premium dari pembeli di Jerman.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU