JATENG - Bajaj Indonesia memperluas jangkauan layanan transportasi di Kota Semarang dengan membuka operasional di enam wilayah baru: Ngaliyan, Manyaran, Sekaran, Tembalang, Semarang Barat, dan Banyumanik.
Regional Manager Jateng-DIY Bajaj Indonesia, Muhammad Rio, mengatakan Semarang memiliki potensi pasar besar seiring kebutuhan mobilitas di kawasan permukiman, pendidikan, bisnis, dan wisata.
Baca juga: Kemura, Portal Kesehatan Terintegrasi dari Kota Magelang: Akses 43 Layanan dalam Satu Genggaman
"Permintaan perjalanan terus bertumbuh, masih banyak area belum terlayani maksimal. Kami buka peluang investasi lewat program Juragan Bajaj," ujarnya, Kamis (18/6).
City Manager Bajaj Semarang, Adam Mahendra, mengatakan keputusan ini didorong peningkatan permintaan hampir setiap minggu, terutama dari kawasan permukiman baru, kampus, dan pusat kuliner.
"Tantangan terbesar bukan mencari penumpang, tapi memastikan ketersediaan armada," ujarnya.
Dua Juragan Bajaj di Semarang, Gilbert Fedrick Purba (15 unit) dan Ali Maghfur (Juragan Bajaj pertama), mengaku bisnis ini memiliki prospek jangka panjang dengan perhitungan balik modal menarik.
"Semarang berkembang ke banyak area baru," kata Ali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA