JATENG - Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, akan segera memiliki sekolah dasar (SD) berstandar global dengan membuka international class program (ICP) bekerja sama dengan Cambridge University Press. Peresmian dilakukan di SD Aisyiyah Multilingual Darussalam (SDA Mulida), Desa Getassrabi, Kecamatan Gebog, Sabtu (13/6).
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengapresiasi sekolah di pedesaan yang dikelilingi persawahan ini berani membuka kelas internasional.
Baca juga: Proyek PSEL Jatibarang Semarang Raya Diminati 85 Investor, Nilai Investasi Rp3 Triliun
"Ini pengembangan SD Aisyiyah Mulida. Pada tahun ajaran baru 2026/2027 akan dibuka satu kelas internasional. Ini sejalan dengan kebijakan Presiden agar Indonesia punya sekolah berkualitas internasional dengan tarif lokal," ujarnya.
Abdul Mu'ti berharap kelas internasional ini bisa menjadi solusi dan inspirasi bagi anak Indonesia untuk menyiapkan diri sejak dini, terutama dalam kemampuan bahasa dan akademik.
Wakil Kepala SDA Mulida, Ulin Niam, mengatakan persiapan kelas bilingual sudah dilakukan sejak setahun lalu.
Pada tahun ajaran 2026/2027 akan dibuka empat kelas: tiga kelas reguler dan satu kelas ICP dengan daya tampung 28 siswa per kelas.
Bantuan meja dan kursi diperoleh dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bekerja sama dengan Lazismu Kudus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA