kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang, Kota Semarang (DOK/ANTARA).
JATENG - Proyek Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Semarang Raya di TPA Jatibarang dengan nilai investasi Rp3 triliun diminati 85 investor dari berbagai negara.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan, Kamis (4/6), enam perusahaan sudah melakukan kunjungan langsung ke lokasi, dan investor lainnya dijadwalkan datang pada 8 Juni.
Baca juga: Pemprov Jateng Gandeng SGN Perluas Layanan Dokter Spesialis Keliling ke Desa
"Tingginya minat menunjukkan peningkatan kepercayaan terhadap kesiapan Kota Semarang dalam mengembangkan proyek pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan," ujarnya.
Ia menegaskan pengelolaan sampah harus menjadi bagian dari transformasi kota, tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan energi.
Kepala DLH Kota Semarang, Glory Nasarani, mengatakan Danantara akan menyiapkan tahapan lanjutan, termasuk finalisasi dokumen lelang. "Hasil market sounding sangat positif," katanya.
Proyek PSEL Semarang Raya dirancang melayani Kota Semarang dan Kabupaten Kendal, mengurangi ketergantungan pada sistem penimbunan sampah di TPA. Selain itu, proyek ini diproyeksikan membuka lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi hijau.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA