Stok Telur di peternak (Dok/Antara
JATENG - Provinsi Jawa Tengah pada pertengahan 2026 ini sedang mengalami surplus telur, rata-rata kebutuhan telur di Jawa Tengah harinya mencapai 1,6 ton, sementara jumlah telurnya saat ini mencapai 2,3 ton.
Saat ini program MBG sedang berjalan seharusnya pasokan telur bisa digunakan mereka sebagai bahan produksi, mengenai hal ini sudah di usulkan para peternak unggas yang tergabung dalam Koperasi Peternak Unggas Sejahtera (KPUS) ke Pemprov Jateng dan Menteri Pertanian.
Usulan tersebut berikan dengan maksud untuk meminta jumlah SPPG untuk menggunakan telur yang berasal dari mereka, karena sebelumnya mereka hanya mengirimkan ke pasar-pasar yang hanya akan dibeli masyarakat.
Baca juga: Banjir Rob Terjang Tiga Desa di Pesisir Rembang, Puluhan Rumah Terendam
Merespons persoalan yang dihadapi oleh para peternak unggas tersebut, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi langsung menginstruksikan kepada Satgas MBG Provinsi Jateng guna melakukan koordinasi dengan kabupaten/kota.
Ia juga meminta kepada Dinas Ketahanan Pangan bersama Dinas Koperasi dan UMKM untuk menyiapkan langkah-langkah mengatasi anjloknya harga dan surplus telur, termasuk ketersediaan pasokan pakan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara