Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dalam rapat (Dok/ANTARA)
JATENG - Gubernur Jateng mengatakan bahwa Jawa Tengah setidaknya sudah memiliki 825 ribu ha Lahan Sawah Dilindungi (LSD) dari target Pemerintah sebanyak 970 ribu ha.
Lahan tersebut diciptakan untuk kebutuhan dalam sektor pertanian pertanian, sehingga dengan adanya lahan hijau ini dapat mempercepat pertumbuhan pangan.
Di wilayahnya, Luthfi lapar koordinasi dengan bupati dan walikota untuk segera menentukan daerah mana yang dapat mereka jadikan sebagai lahan sawah tetap.
Baca juga: Gubernur Jateng Minta APBD Perubahan 2026 Genjot Perbaikan Jalan
Hal tersebut disampaikannya saat Rapat Koordinasi Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah di Jawa Tengah, Kamis 4/5/2026.
Dalam kesempatan tersebut, turut hadir juga Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Darmawan yang menyampaikan apresiasinya atas akselerasi penentuan luas baku sawah.
Sekedar informasi bahwa Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) Jateng yang sudah masuk dalam RTRW mencapai 825.000 ha, sedangkan LSD sekitar 970.000 ha, yakni sudah 85,11 persen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara