Rabu, 06 MEI 2026 • 10:00 WIB

Petani Diimbau Jaga Kualitas Tembakau Temanggung, Kemitraan Jadi Kunci

Author

Proses penanaman tanaman tembakau, Temanggung (Pemkab Temanggung).

JATENG - Budidaya tembakau tanpa campuran gula dan zat kimia terus didorong di Kabupaten Temanggung. PT Jarum menyatakan hanya akan membeli tembakau murni (tembakau jawa) sebagai bahan pasokan industri.

Perwakilan PT Jarum, Dawam, mengatakan perusahaan meluncurkan program kemitraan dengan petani. Di Temanggung, PT Jarum menggandeng 1.057 petani dengan luasan 850 hektare (sekitar 6-7 persen dari total luas tanam).

Baca juga: Baznas Resmikan ZMart di Desa Pondok, Kecamatan Ngadirojo

"Petani dilatih budidaya terbaik agar hasil optimal dan meningkatkan kesejahteraan," ujarnya.

Bupati Agus Setyawan mengatakan Pemkab Temanggung mendorong budidaya dengan benih terbaik (menyediakan benih Kemloko gratis) serta pengolahan murni tanpa campuran.

"Perusahaan harus konsisten membeli tembakau rakyat yang murni sesuai kriteria. Jika terima yang campuran, harga tembakau murni harus lebih mahal," tegasnya.

Petani Yamuhadi (45) mengatakan kemitraan memberikan kepastian pasar dan edukasi standar budidaya. "Masih ada sebagian kecil yang campur bahan lain. Tapi dengan kemitraan, kami beri pemahaman agar kualitas tembakau Temanggung tetap terjaga," ujarnya.

Harga tembakau musim tanam lalu berkisar Rp55.000-60.000/kg, dengan tertinggi Rp85.000/kg untuk grade terbaik. Yamuhadi berharap perbaikan kualitas lewat kemitraan dapat menstabilkan harga dan meningkatkan keuntungan petani.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Temanggung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU