JATENG - Tolak kebijakan WFH (Work From Home), Walikota Pekalongan berpendapat bahwa kebijakan WFH berakibat fatal terhadap kualitas pelayanan masyarakat.
Di tengah kelangkaan BBM di seluruh dunia, pemerintah pusat sedang mengkaji terkait program WFH.
Program ini mungkin bisa jadi langkah terbaik untuk mengatasi permasalahan BBM, namun dampak yang diakibatkan juga sangat besar.
Wali Kota Aaf, meminta agar para ASN di wilayahnya dapat bekerja secara offline dengan datang ke kantor.
Baca juga: Gubernur Jateng Pastikan Stok Pangan Aman Meski Sejumlah Daerah Terdampak Banjir
Aaf, memberikan saran agar kebijakan ini diganti dengan penerapan penggunaan kendaraan ramah lingkungan bagi para ASN.
Sehingga ASN bisa tetap datang ke kantor dan bekerja dengan kualitas yang baik, tentunya lebih hemat BBM.
Wali Kota Aaf juga menegaskan bahwa, meskipun kebijakan WFH masih dalam tahap pengkajian oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah tetap memiliki ruang untuk menentukan kebijakan yang paling sesuai dengan kondisi wilayahnya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkot Pekalongan