Senin, 16 MARET 2026 • 08:00 WIB

Wali Kota Solo Turun Langsung ke TPA Putri Cempo, Tambah Alat Berat Atasi Antrean Sampah

Author

Wali Kota Surakarta Respati Ardi bersama Kepala DLH Herwin Tri Nugroho meninjau TPA Putri Cempo (Dok. Antara).

JATENG - Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, melakukan kunjungan mendadak ke TPA Putri Cempo, Selasa (10/2), untuk menindaklanjuti persoalan antrean panjang truk pengangkut sampah dan pengelolaan sampah di lokasi tersebut.

Ia memastikan akan menambah alat berat guna mempercepat penanganan sampah yang masuk sekaligus melancarkan jalur penerimaan di TPA. Langkah ini juga mencakup penataan Blok D dan beberapa blok lainnya dengan metode cut and fill.

"Yang harus kami selesaikan adalah pembukaan jalur kembali. Kami akan lakukan pendalaman untuk penataan Blok D dan beberapa blok di Putri Cempo," jelas Respati.

Sebanyak tiga unit ekskavator dan beberapa dozer disiapkan untuk memperlancar akses kendaraan pengangkut sampah.

Baca juga: Bantuan Untuk Pengelolaan Sampah Diberikan Wali Kota Magelang Pada Masyarakat

Selain persoalan teknis, Wali Kota juga menyoroti kerusakan mesin pemilah sampah di fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) PLTSa yang kerap terjadi akibat sampah rumah tangga yang masih tercampur. Ia pun mengajak warga Kota Solo untuk memilah sampah dari rumah.

"Mesin sering rusak karena sampah masih tercampur. Mari bersama-sama, dari awal, dari rumah, sampah sudah dipilah. Itu akan sangat membantu," imbaunya.

Sosialisasi pemilahan sampah akan dilakukan hingga tingkat RT dan RW.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surakarta, Herwin Tri Nugroho, menyampaikan bahwa sebelumnya penanganan sampah terkendala karena minimnya alat berat. Ia bersyukur keputusan Wali Kota untuk menambah alat berat sudah direalisasikan.

"Hari ini sudah datang semua. Ini akan sangat memenuhi kebutuhan dasar pengelolaan sampah harian di Putri Cempo," ujarnya.

DLH juga akan mengatur jadwal keluar-masuk truk agar kapasitas harian yang mencapai ratusan ton tidak melampaui batas.

"Kami berharap dari hulu, dari masyarakat, pemilahan bisa dilakukan. Itu akan sangat mengurangi timbulan sampah dan bermanfaat bagi lingkungan," pungkas Herwin.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU