JATENG - Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan melaporkan bahwa sebagian besar pasien yang mengalami keracunan makanan akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah sembuh dan diperbolehkan pulang. Dari total 803 orang yang mengalami gejala, 724 orang telah pulih, sementara 18 orang masih menjalani perawatan.
“Tidak ada penambahan pasien baru. Kondisi pasien yang masih dirawat stabil dan menunjukkan perkembangan positif,” kata Kepala Dinas Kesehatan Grobogan, Djatmiko, Rabu (14/1). Ia menegaskan bahwa tim kesehatan terus memantau dan memberikan penanganan intensif.
Baca juga: Puluhan SPPG di Kudus Tetap Suplai MBG ke Sekolah Selama Libur Sekolah
Kejadian ini terjadi setelah ratusan siswa SD hingga santri pondok pesantren di Kecamatan Gubug mengalami mual, muntah, dan diare usai mengonsumsi makanan dari program MBG pada Jumat (9/1). Sumber makanan diduga berasal dari SPPG Kuwaron 1.
Dinas Kesehatan bersama pihak terkait masih melakukan penyelidikan, termasuk pengambilan sampel makanan untuk pemeriksaan laboratorium guna mengetahui penyebab keracunan. Sementara itu, Dinas Pendidikan juga aktif berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan efektif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA