JATENG - Pemerintah Kota Semarang memastikan kesiapan pengelolaan parkir, penataan lokasi, serta pengendalian lalu lintas di kawasan wisata dan pusat keramaian selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menyampaikan bahwa Dinas Perhubungan telah diarahkan untuk melakukan pengawasan dan pengendalian secara terpadu di lapangan dengan melibatkan pihak terkait, termasuk kepolisian, guna menjaga kelancaran aktivitas masyarakat dan wisatawan.
Baca juga: Sambut Libur Nataru, KAI Beri Diskon Perjalanan 30 Persen
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Pemkot menyiapkan berbagai sarana pendukung seperti rambu portabel penunjuk lokasi parkir serta posko terpadu pelayanan parkir, terutama di area wisata dan titik keramaian. Sejumlah lokasi prioritas penataan parkir meliputi Jalan Pandanaran, Lawang Sewu, Sam Poo Kong, Kota Lama, Goa Kreo, kawasan kuliner Simpang Lima pada malam hari, serta Taman Indonesia Kaya.
Pemkot juga menyiapkan sejumlah kantong parkir alternatif, baik parkir tepi jalan maupun kerja sama dengan pengelola parkir off street, seperti di Museum Mandala Bhakti, Gedung Dinas Kesehatan, kawasan Kota Lama, basement Pasar Bulu, hingga area Balai Kota.
Selain itu, rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional bersama kepolisian, didukung penyampaian informasi melalui pengeras suara dan optimalisasi sistem ATCS. Petugas derek Dishub turut disiagakan dan berpatroli di kawasan wisata dan pusat keramaian. Pemkot Semarang juga menggandeng pihak swasta untuk penyediaan kantong parkir tambahan demi kelancaran arus kendaraan selama libur Nataru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA