Jumat, 01 AGUSTUS 2025 • 11:00 WIB

Event Lari Siksorogo Ring of Lawu Dongkrak Ekonomi Karanganyar

Author

Siksorogo Ring of Lawu (DOK/Humas Pemprov Jateng)

JATENG - Event perlombaan lari / sport turism kembali digelar di Kabupaten Karanganyar Minggu (27/7/2025). Event ini tepatnya dilaksanakan di Kecamatan Tawangmangu.

Gelaran lomba lari diikuti sebanyak 2.100 orang dari sejumlah daerah, hal tersebut dapat meningkatkan perekonomian lokal karena diaana juga terdapat wisata gunung lawu yang dapat dikunjungi para peserta.

Baca juga: Bupati Banyumas Salurkan Bantuan Beras Untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan

Event ini juga menjadi bagian dari Soloraya Great Sale 2025 khuausnya di Kabupaten Karanganyar, dampak positif dari kegiatan ini yaitu pada penginapan, UMKM serta tempat wisata yang ada di sekitar lokasi.

Adanya kegiatan ini juga mampu menjadikan Kabupaten Karanganyar sebagai daerah tertinggi dalam penggunaan transaksi pada event Soloraya Great Sale 2025 dibanding dengan daerah lain, per tanggal 27 Juli sudah mencatat pendapatan sebanyak Rp3,7 triliun.

Baca juga: Langkah Nyata Pemkot Pekalongan Redam Gejolak Harga Pangan

Sementara itu, Ketua Umum Siksorogo, Fajar Brilianto mengatakan, bahwa jumlah peserta event olahraga lari ini lebih banyak dari tahun sebelumnya, yaitu 800-an peserta. Terbagi atas lima kategori jarak, di antaranya 100K Individu, 100K Relay 2, 100K Relay 5, serta kategori fun run 7K dan 15K.

Fajar menjelaskan, agenda tahunan Siksorogo terdiri atas dua acara, yang dibanderol dengan judul Siksorogo Twin Ultra. Pertama, Siksorogo Ring of Lawu yang merupakan ultra road run, dengan rute jalur aspal dan cor mengelilingi Gunung Lawu. Kedua, Siksorogo Lawu Ultra (SLU) yang merupakan ultra trail run, dengan jalur naik ke puncak Gunung Lawu.

Baca juga: Gunungan Hasil Bumi dan Wayang Kulit Warnai Tradisi Sedekah Bumi di Mandiraja

Para peserta yang mengikuti event lari Siksorogo Ring of Lawu mengakui rute yang dilalui saat ini lebih menantang. Selain jalur yang naik-turun, faktor cuaca berbeda menjadi tantangan tersendiri. Peserta harus menghadapi jalur yang terjal dengan cuaca panas, dan berubah dingin saat naik kembali ke Tawangmangu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Pemprov Jateng

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU