Dalam event ini para peserta dari berbagai daerah mengikuti perlombaan lari, event ini digelar bukan hanya untuk meningkatkan kemampuan para peserta dari berbagai daerah, melainkan untuk meningkatkan perekonomian daerah setempat.
Baca juga: Hari Jadi ke-1.275, Salatiga Rayakan Kedekatan Ibu dan Anak Lewat Literasi
Hal itu terbukti dengan meningkatnya pendapatan daerah berupa penuhnya fasilitas kota seperti perhotelan, bahkan lokasi di sekitar rest area juga dipenuhi para peserta yang hendak membeli berbagai macam produk UMKM masyarakat setempat.
Di rest area tersebut selain dapat difungsikan sebagai tempat peristirahatan para pengunjung juga dapat menikmati berbagai sajian daerah, baik itu makanan ataupun barang-barang hasil buatan masyarakat setempat.
Sekretaris daerah provinsi Jawa Tengah Sumarno mengatakan event ini sangat unik karena Para pelari dari berbagai daerah berlomba di rest area, bangunan pabrik gula heritage eks memberikan kesan jadul pada perlombaan.
Baca juga: Wujud Kepedulian, Difabel di Semarang Kini Miliki Kartu Khusus untuk Akses Prioritas
Sumarno mengatakan “Kami mengapresiasi, karena ini juga menjadi bagian dari event di Jawa Tengah untuk sport tourism. Ini sebuah tempat heritage yang perlu kita jaga, dan di sini banyak UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah)."
Peserta dari berbagai daerah yang ikut dalam event ini berjumlah sekitar 1600 orang hal tersebut membuat perekonomian masyarakat meningkat karena mereka banyak membeli produk UMKM yang dibuat masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wawancara