Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti (DOK/ANTARA).
JATENG - Pemerintah Kota Semarang terus memperkuat transformasi tata kelola berbasis teknologi menyusul keberhasilan Kota Atlas masuk dalam ASEAN Smart City Network (ASCN).
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan pengakuan di tingkat Asia Tenggara harus diikuti pembenahan sistem pelayanan publik, terutama integrasi berbagai aplikasi agar tidak berjalan sendiri-sendiri.
Baca juga: Menjadi Kabupaten dengan Pembangunan Terbaik, Kabupaten Kendal Lolos Seleksi ke Tingkat Nasional
"Smart city bukan soal digitalisasi atau lomba aplikasi sebanyak-banyaknya. Pengelolaan kota cerdas bertumpu pada data, teknologi, dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya di Semarang, Sabtu (20/6).
Pemkot mendorong integrasi layanan digital ke aplikasi Semarang Dalam Genggaman Saya (SDG's) agar akses pelayanan lebih mudah, cepat, dan efisien.
Transformasi smart city juga untuk ekonomi:
"Tujuan akhirnya pelayanan lebih mudah, cepat, dan tepat sasaran, sehingga manfaat pembangunan dirasakan masyarakat," pungkas Agustina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA