JATENG - Pemerintah Kota Magelang menempatkan sektor pendidikan sebagai fondasi pembangunan kemajuan sumber daya manusia (SDM) di daerah. Hal ini disampaikan Wali Kota Magelang Damar Prasetyono usai memimpin upacara Hardiknas 2026 di halaman Kantor Wali Kota, Senin (4/5).
Baca juga: Job Connect Fest Magelang Sediakan 2.103 Lowongan Kerja, Buka Peluang Warga Dapatkan Pekerjaan
"Pendidikan adalah bagian paling fundamental, hal terpenting dalam peradaban manusia. Apa pun persoalan yang kita hadapi, kuncinya tetap pendidikan," ujarnya.
Menurut Damar, pendidikan memiliki peran strategis menyelesaikan berbagai persoalan sosial, termasuk kemiskinan. "Kemiskinan bisa kita potong lewat pendidikan. Pendidikan bukan hanya di sekolah, tetapi juga di lingkungan. Ini tanggung jawab bersama," katanya.
Salah satu inovasi Pemkot Magelang adalah penerapan jam masuk sekolah pukul 06.30 WIB sebagai bagian dari penguatan karakter dan pelatihan kedisiplinan.
"Masuk sekolah jam 06.30 WIB adalah bagian dari penguatan karakter. Ini sebenarnya sudah ada dari pusat, tetapi kami perkuat lagi agar anak-anak Magelang lebih siap menata masa depan," ujarnya.
Upacara dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA