Pemenuhan kebutuhan pangan harian masyarakat (DOK/Humas Pemprov Jateng)
JATENG - Penumpukan sampah hasil aktivitas jual beli bahan pangan masyarakat kian bertambah, pemerintah menghimbau agar masyarakat membeli produk pangan secukupnya.
Di Kota Pekalongan sendiri, penumpukan sampah sebagian besar jumlahnya berasal dari sampah organik yang sebagian besarnya merupakan sampah makanan.
Dengan menghimbau masyarakat untuk tetap mengonsumsi bahan pangan secukupnya diharapkan dapat menanggulangi upaya penumpukan sampah.
Baca juga: Pemprov Jateng Kembangkan Program Jateng Argo Berdikari untuk Stabilkan Harga Pangan
Meskipun kini dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah sudah melakukan berbagai cara untuk mengatasi penumpukan sampah, namun pencegahan harus tetap dilakukan.
Memanfaatkan bahan pangan yang tersedia di rumah dan membeli bahan pangan sesuai kebutuhan adalah permintaan dari pemerintah.
Hal tersebut diinginkan oleh Lili Sulistyawati, selaku Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) Kota Pekalongan.
Langkah kecil seperti menghabiskan makanan di piring, menyimpan bahan pangan dengan benar, dan tidak berlebihan saat berbelanja, menjadi awal dari terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Pemprov DKI Jakarta