JATENG - Sebanyak 60 persen dari jumlah PAUD di Jawa Tengah adalah milik swasta, sementara 40 persennya adalah milik pemerintah, sehingga peran masyarakat sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kesejahteraan anak.
Nawal Yasin, selaku Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Jawa Tengah, terus berupaya meningkatkan pelayanan pada PAUD salah satunya dengan melibatkan masyarakat.
Baca juga: BLK Jateng Hasilkan Lulusan Siap Kerja, Tembus Perusahaan Nasional dan Internasional
Selain masyarakat, pemerintah untuk membentuk generasi PAUD emas perlu perhatian dan penggunaan dari pemerintah untuk terciptanya generasi emas.
Tim kader penggerak PKK Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) dan kader Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu), sangat dibutuhkan dalam hal ini.
Baca juga: Bupati Gorontalo Kukuhkan 26 Anggota Paskibraka untuk HUT RI ke-80
Sekedar informasi bahwa PAUD Emas adalah PAUD berbasis swadaya masyarakat, menurut Nawal hal seperti ini sudah ada yang dilakukan di Posyandu-Posyandu di Jawa Tengah. Mereka juga menggelar Pos PAUD-nya.
Pihaknya berharap, model swadaya semacam itu bisa menjadi gerakan masif, yang dilakukan di lembaga PAUD yang di setiap desa di Jawa Tengah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Pemprov Jateng