Peresmian dan peninjauan pelabuhan (DOK/Humas Pemprov Jateng)
JATENG - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, pada Jumat (8/8/2025). Telah meresmikan sebuah pelabuhan yang bergerak di bidang ekonomi khusus (KEK) pelabuhan Indonesia.
Saat peresmiannya Gubernur Jateng menyampaikan bahwa pelabuhan ini harus segera beroprasi, setidaknya sebelum akhir bulan Agustus ini, namun sebelum benar-benar beroperasi, perlu dilakukan uji coba kelayakan dan uji fungsional untuk memastikan semuanya berjalan lancar.
Pelabuhan ini setelah diresmikan, akan mengawali tugasnya untuk mendukung Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), sebagai tempat distribusi komoditas curah seperti pasir silika dan klinker.
Baca juga: Polres Merauke Lakukan Aksi Bagi Bendera Jelang HUT RI ke-80
Pelabuhan ini memanfaatkan peluang besar bagi para ekonom Batang, mereka sekarang tidak harus lagi melakukan distribusi barang dari Pelabuhan Tanjung Mas Semarang untuk dikirim ke Batang, selain menghemat biaya juga dapat mengefisiensi waktu.
Sub Regional Head Jawa Pelindo Regional 3 Purwanto Wahyu Widodo, mengatakan bahwa pelabuhan ini memiliki spesifikasi teknis yakni panjang dermaga 150 meter, lebar dermaga 30 meter, trestel 300 meter, Causeway 800 meter, dan jarak dari daratan sekitar 1,5 kilometer. Kapasitas dermaga sendiri hanya 1 kapal tongkang berukuran 120 meter dengan muatan hingga 7.000 ton.
Saat ini, proses yang tengah diselesaikan adalah sinkronisasi operasional antara para tenant kawasan industri dan pihak pengelola pelabuhan, termasuk penetapan tarif layanan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan