Sabtu, 25 APRIL 2026 • 09:00 WIB

Surplus Bahan Pangan Terjadi di Jateng, Meski Wilayahnya dilanda Bencana

Author

Banjir menggenangi beberapa daerah di Jateng (DOK/Humas Pemprov Jateng)

JATENG - Stok beras dan daging Jawa Tengah mengalami surplus sejak awal April, padahak di beberapa daerah dilanda banjir.

Jawa Tengah menjadi salah satu daerah pemasok pangan nasional, maka tak heran jika Jawa Tengah sering kelenihan bahan produksi didaerah.

Komoditas yang lebih tersebut biasanya akan dikirim untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional.

Meski demikian masyarakat tak perlu khawatir, karena menurut data bahwa beberapa bulan kedepan stok bagi daerahnya sendiri tergolong aman.

Kini para juga tak perlu khawatir jika terjadi banjir dan menggenangi sawahnya, karena Pemprov Jateng telah menyiapkan anggaran berupa asuransi Jamkrida, jadi petani tidak sendirian dalam menghadapi kerugian.

Baca juga: Gubernur Jateng Pastikan Stok Pangan Aman Meski Sejumlah Daerah Terdampak Banjir

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares, menjelaskan hingga awal April 2026 sejumlah indikator produksi menunjukkan tren positif. Untuk komoditas padi, dari target 10.559.679 ton gabah kering giling (GKG), realisasinya telah mencapai 4.169.353 ton atau sekitar 39,48 persen.

Sementara itu, produksi jagung dari target 3.700.000 ton telah mencapai 984.959 ton atau 26,62 persen. Adapun kedelai masih berada pada tahap awal, dengan realisasi 762 ton dari target 52.790 ton, atau sekitar 1,44 persen.

Untuk komoditas hortikultura, produksi bawang merah tercatat 144.705 ton dari target 617.015 ton (23,45 persen), sedangkan cabai mencapai 80.892 ton dari target 456.621 ton (17,72 persen). Pada sektor peternakan, produksi telur mencapai 238.154 ton dari target 917.863 ton (25,95 persen), daging 311.042 ton dari target 942.497 ton (33 persen), serta susu 17.928 ton dari target 76.570 ton (23,41 persen).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemprov Jateng

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU