Aksi bersih-bersih sungai (DOK/Humas Pemprov Jateng)
JATENG - Sampah yang tersumbat di aliran sungai seringkali memicu terjadinya banjir, sampah yang dihasilkan biasanya tidak berasal dari masyarakat setempat, namun juga bisa dari beberapa daerah.
Seperti kota Semarang Salah satunya yang menjadi Muara bagi sungai-sungai seperti Demak dan sekitar Semarang lainnya.
Karena itu Pemkot Semarang melakukan aksi bersih-bersih sungai bersama masyarakat setempat.
Memperoleh sampah sebanyak 1,1 ton kegiatan ini melibatkan sekitar 450 warga, aksi ini dilakukan di Kali Tawang Mas, Kelurahan Tawangmas, Kecamatan Semarang Barat.
Sebelumnya Pemkot Semarang juga telah menyiapkan Satgas bersih-bersih sungai yang kelurahan, sejak akhir 2025. Satgas ini bertugas memantau dan menangani titik sumbatan sampah, terutama saat curah hujan tinggi.
Baca juga: Subsidi Cabai Rawit Merah diberikan Guna Stabilkam Harga Pasar
Langkah tersebut melengkapi strategi pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Saat ini, Kota Semarang memiliki 1.074 unit bank sampah, dan pada 2026 ditargetkan terus bertambah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemprov Jateng