JATENG - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan bahwa perayaan Imlek di berbagai daerah, termasuk "Imlek Vaganza Harmoni Nusantara" di Kelenteng Sam Poo Kong Semarang, memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata Jateng.
"Kita harus nguri-uri (melestarikan) budaya Imlek. Masyarakat Tionghoa hari ini bersiap, dan puncaknya besok (Minggu, 15 Februari)," ujar Luthfi saat mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau perayaan di Sam Poo Kong, Sabtu (14/2).
Baca juga: Pasar Imlek Semawis Kembali Hadir di Pecinan Semarang, Rayakan Toleransi & Kebersamaan
Wapres dan Gubernur, didampingi Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, disambut Ketua Yayasan Sam Poo Kong Mulyadi Setia Kusuma. Rombongan menyaksikan pertunjukan Tonggak Barongsai, berkeliling kawasan kelenteng, dan menyapa pengunjung.
Luthfi menegaskan, Pemprov Jateng mendukung penuh peringatan hari besar keagamaan sebagai bagian dari strategi mendongkrak pariwisata daerah. Pada 2025, Sam Poo Kong mencatat 86.766 wisatawan nusantara dan 11.465 mancanegara, berkontribusi pada total kunjungan wisatawan Jateng sebanyak 74,44 juta naik 7,15% dari tahun sebelumnya.
Wali Kota Agustina optimistis kunjungan Wapres akan makin memacu jumlah wisatawan ke kelenteng bersejarah tersebut.
Ketua Yayasan Mulyadi menjelaskan, kunjungan Wapres untuk mengecek kesiapan puncak acara yang digelar Minggu (15/2) malam. Perayaan bertajuk "Imlek Vaganza Harmoni Nusantara" akan diisi doa bersama lintas agama dan pertunjukan budaya. Puncak acara dimajukan sebagai bentuk penghormatan kepada umat Muslim yang akan memasuki bulan Ramadhan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA