Mesin eler tembakau otomatis (DOK/Humas Pemprov Jateng)
JATENG - Inovasi dan ide baru tumbuh dari keluarga petani asal Desa Pragu, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang.
Pak Narto adalah petani yang berhasil mengurangi efisiensi waktu dan tenaga dalam proses perancangan dan pengeringan tembakau.
Proses tersebut dilakukan menggunakan alat mesin eler otomatis, yang sudah dirancang dari tahun 2019.
Pembuatan mesin eler otomatis ini dilakukan secara bertahap dan baru rampung dan dapat digunakan di Tahun 2022.
Baca juga: 1.000 Pohon Konservasi Ditanam di Taman Nasional Gunung Merapi
Dulu sebelum alat ini diciptakan membutuhkantiga orang untuk mendapat 25 sampai 30 tetek, sekarang pakai mesin ini, tiga orang bisa menghasilkan 40 sampai 60 tetek per jam.
Dengan adanya inovasi mesin eler ini, gini Pak Narto dilirik banyak orang dan banyak pula yang ingin memesan alat ini.
Digadang-gadang Pak Narto menghargai mesin ini senilai Rp 7,5 juta yang sudah lengkap dengan pemasangan dan garansinya.
Dibuatnya mesin eler tembakau tersebut merupakan hasil modifikasi dari alat rajang manual, yang kini dapat beroperasi secara otomatis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemprov Jateng